Popular Post

Popular Posts

Senin, 10 Maret 2025

Hati dan pikiran seolah tak sejalan,

menatap takdir yang penuh duri.
Pikiran menjerit, mencaci dan memaki,
namun hati berbisik, "di ujung sana, kau menanti."

Kaki ini telah lupa pada nyeri,
jejak luka terukir tanpa henti.
Kutapaki jalan yang penuh duka,
menujumu yang berdiri di sana.

Langkah melemah, tubuh tersungkur,
namun tak ada waktu untuk menyerah.
Tanganku masih utuh, kugapai harapan,
merangkak, meski luka mulai merajam.

Aku ini pria malang!
Tak pernah mengenal hangatnya pelukan,
hanya terbiasa dengan luka dan kehilangan.
Namun, apa arti sakit dan derita,
jika akhirnya kudapati cintamu di sana?

 


 

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Dunia Veyastra

- Copyright © Galeri Karya - Devil Survivor 2 - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -

cowok siang cowok malam
cewek siang cewek malam