Recent post
Ketika Kota Menaruh Harapan di Pundak Persib
Lampu stadion tak pernah benar-benar padam di kota ini.
Bahkan ketika hujan turun di Bandung, suara nyanyian tetap hidup di gang kecil, warung kopi, layar televisi tua, hingga anak-anak yang menendang bola sambil mengenakan jersey biru kebanggaan.
Musim 2025/2026 bukan perjalanan yang mudah bagi Persib Bandung.
Mereka jatuh.
Mereka diragukan.
Mereka kehilangan poin penting.
Cedera datang silih berganti.
Tekanan menghantam dari segala arah.
Namun anehnya, semakin ditekan, semakin tim ini terlihat hidup.
Ada sesuatu yang berbeda musim ini.
Bukan hanya soal taktik.
Bukan sekadar statistik.
Tetapi tentang bertahan ketika semua orang mulai lelah berharap.
Musim yang Menguras Emosi
Super League musim ini seperti perang panjang.
Setiap pertandingan terasa seperti ujian mental:
tandang panas,
jadwal padat,
kritik media,
hingga ekspektasi ribuan Bobotoh yang selalu ingin melihat kebanggaannya berdiri paling tinggi.
Dan sekarang...
setelah perjalanan panjang itu...
Persib hanya tinggal menghadapi dua final terakhir.
Dua pertandingan penentu.
Dua malam yang bisa mengubah segalanya.
Bagi sebagian orang, ini cuma sepak bola.
Tapi bagi kota ini?
Ini tentang harga diri.
Tentang kenangan ayah dan anak yang menonton bersama.
Tentang doa ibu sebelum pertandingan dimulai.
Tentang biru yang diwariskan dari generasi ke generasi.
“Kami Tidak Ingin Menyesal”
Yang membuat musim ini terasa spesial bukan karena Persib selalu sempurna.
Justru karena mereka pernah hampir runtuh.
Ada pertandingan ketika harapan nyaris hilang.
Ada malam ketika stadion sunyi karena kecewa.
Ada momen ketika semua terasa terlalu berat.
Namun perlahan, tim ini bangkit lagi.
Dan mungkin...
itulah alasan mengapa perjuangan mereka terasa begitu dekat dengan kehidupan banyak orang.
Karena hidup juga seperti liga panjang:
kadang menang,
kadang jatuh,
kadang harus tetap berjalan meski kaki terasa lelah.
Dua Pertandingan. Satu Kota Berdebar.
Sekarang tidak ada lagi ruang untuk takut.
Hanya tersisa:
keberanian,
kerja keras,
dan keyakinan bahwa perjuangan panjang ini harus dituntaskan sampai akhir.
Ketika peluit nanti dibunyikan...
yang bermain memang sebelas orang.
Tetapi yang berjuang sebenarnya satu kota.
Dan jika akhirnya sejarah tercipta,
maka trofi itu bukan hanya milik pemain.
Melainkan milik semua orang
yang tetap percaya...
bahkan ketika keadaan tidak baik-baik saja.
“Tidak semua perjuangan berakhir indah.
Tapi ada perjuangan yang terlalu berharga untuk menyerah sebelum akhir.
Dan Persib…
kini tinggal dua langkah lagi menuju keabadian.”
Timothy Ronald, influencer bisnis yang viral di media sosial, dikenal dengan pernyataan-pernyataan yang bikin netizen tepuk jidat. Mulai dari "kopi Rp80 ribu", "kuliah itu scam", sampai yang paling hot, "nge-gym itu goblok". Banyak yang bertanya, kok bisa sih Timothy suka banget ngeluarin statement kontroversial? Yuk, kita bahas dari sisi psikologi!
1. Self-Enhancement Bias & Ciri Narcissistic
Timothy cenderung memposisikan dirinya sebagai orang yang lebih paham realita hidup dibanding orang lain. Ini sesuai dengan self-enhancement bias, di mana seseorang cenderung melebih-lebihkan keunggulan dirinya.
Ditambah lagi, Timothy menunjukkan ciri-ciri narcissistic traits ringan (subclinical narcissism), seperti merasa superior, senang menggurui, dan minim empati pada audiens yang dia anggap "tidak selevel".
2. Strategi Shock Value & Komunikasi Provokatif
Dalam psikologi komunikasi, ada istilah “shock value” — strategi menyampaikan opini dengan cara yang ekstrem dan provokatif agar memicu reaksi besar. Timothy paham betul, di era media sosial, kontroversi itu cuan. Semakin bikin orang marah, semakin banyak yang nonton, share, dan debat.
Ini adalah cara dia memanfaatkan attention economy, di mana emosi negatif (kemarahan, cemoohan) menyebar lebih cepat daripada konten yang edukatif tapi kalem.
3. Dunning-Kruger Effect (Rasa Pede Kebablasan)
Timothy sering terlihat berbicara tentang banyak hal seolah dia ahli segalanya. Ini bisa dikaitkan dengan Dunning-Kruger Effect, sebuah fenomena di mana seseorang dengan pengetahuan terbatas justru merasa paling paham. Semakin sedikit ilmunya, semakin besar rasa percaya dirinya (yang seringkali nggak realistis).
4. Social Identity Theory & Sindrom “Kami vs Mereka”
Timothy sering membangun narasi “orang kaya itu berani, orang miskin itu penakut”. Ini adalah bentuk ingroup vs outgroup mentality dalam Social Identity Theory. Dia menciptakan identitas kelompok yang “berani dan visioner” (ingroup) sambil merendahkan kelompok lain yang dianggap malas/takut gagal (outgroup).
Strategi ini membuat audiens merasa harus “memihak” ke dia atau dianggap bagian dari kelompok kalah. Ini taktik psikologis yang sering dipakai untuk memicu loyalitas fanatik.
5. Kebiasaan Sosmed: Operant Conditioning dari Algoritma
Tiap kali Timothy ngomong kontroversial, videonya viral. Ini bikin dia makin termotivasi untuk terus nyari bahan yang bisa bikin ribut. Dalam psikologi, ini disebut operant conditioning — perilaku diperkuat karena mendapatkan reward (dalam hal ini: views, likes, exposure).
Algoritma media sosial memperparah kondisi ini. Video yang bikin marah lebih cepat viral, sehingga Timothy terus didorong untuk bermain di ranah “ngomong seenaknya” demi mempertahankan relevansi.
6. Overcompensation & Reaction Formation (Mekanisme Pertahanan Diri)
Ada kemungkinan, statement Timothy yang keras itu adalah bentuk overcompensation atau reaction formation — mekanisme pertahanan diri di mana seseorang menutupi ketakutannya dengan perilaku berlebihan ke arah sebaliknya.
Misal: Jika Timothy punya ketakutan pribadi soal kemiskinan atau kegagalan, dia akan overkompensasi dengan menyalahkan “orang malas” secara keras sebagai bentuk self-defense.
Kesimpulan
Secara psikologis, Timothy Ronald adalah produk dari kombinasi:
-
Keinginan validasi diri yang tinggi (narcissistic traits)
-
Strategi shock value untuk viralitas
-
Bias kognitif seperti Dunning-Kruger Effect
-
Efek reinforcement dari algoritma sosial media
-
Mekanisme pertahanan diri (overcompensation)
Apakah Timothy sadar dengan apa yang dia lakukan? Bisa iya, bisa juga tidak. Tapi satu hal pasti: Timothy Ronald paham betul, semakin ribut orang membahas dia, semakin besar brand awareness-nya
Referensi
-
Baumeister, R. F., & Bushman, B. J. (2017). Social Psychology and Human Nature. Cengage Learning.
-
Kruger, J., & Dunning, D. (1999). Unskilled and unaware of it: How difficulties in recognizing one's own incompetence lead to inflated self-assessments. Journal of Personality and Social Psychology, 77(6), 1121–1134.
-
Tajfel, H., & Turner, J. C. (1979). An integrative theory of intergroup conflict. The social psychology of intergroup relations.
-
Skinner, B. F. (1953). Science and Human Behavior. New York: Macmillan.
-
Millon, T., & Davis, R. D. (1996). Disorders of Personality: DSM-IV and Beyond. Wiley-Interscience.
-
Suara.com - Timothy Ronald si Kopi 80 Ribu Ketahuan Plagiat Konten.
-
Blockchainmedia.id - Kontroversi Timothy Ronald Crypto Influencer Indonesia.
-
Jatimtimes.com - Timothy Ronald Banjir Kritikan Usai Sebut Kuliah Itu Scam.
-
Kilat.com - Aksi Timothy Ronald Merokok di Restoran Kembali Disorot.
-
Indotren.com - Akademi Crypto dan Member yang Rugi Investasi.
Kamis, 24-Juli-2025
Hari Kamis, hari di mana aku mulai bangun lebih pagi..
Dikit, WKWKW
Gak papa juga sih, yang penting ada perkembangan dikit-dikit. Lagian sebelum tidur aku udah salat 8 rakaat jadi pas bangun tinggal 3 rakaat dan sisanya sambil menunggu shubuh ya murojaah hafalan di juz baru dan jiyadah alias nambah hafalan.
Aku gak olahraga hari ini, karena kaki kananku di bagian lutut agak sakit. (Semoga Allah lekas menyembuhkan dan menjadikan sakit ini sebagai pahala). Aku hari ini disuruh buat nganter adekku ke sekolahnya, sekalian isi bensin motorku.
Nah! Di sini lah kejadian unik bin ngehe terjadi.
Aku naik motor matic alias motor baru. Gak baru-baru amat, sih. Ada kali mau setahun dari beli. Nah karena aku seringnya pake yang manual. Pas udah ngantri panjang dan urutan ke dua. Aku siap-siap doang buat buka jok
DAN YAP GAK BISA.
Aku jelenguk kayak kera yang gak bisa buka kelapa. Tapi aku udah tahu kalau ini dibuka lewat lubang kunci buat nyalain motor. Tapi karena panik dan malu ya... aku gak bisa mikir panjang.
Alhasil pas bagian aku. Aku gass aja sambil nanggung malu. Aku pura-pura masukin tangan ke saku biar disangka lupa bawa duit WKWKWK padahal mah kagak bisa buka jok!
KOCAK!
Pulangnya aku dimarahin oleh mamah, karena aku makan sambil nonton youtube di hp. Oke ini harus aku evaluasi.
Aku lanjut ngerjain novel. Tapi kali ini aku baca ulang buat ngerevisi, nyatuin cerita, dan nambahin plot biar gak ada plot hole di novelku. Aku ngerevisi bab 1-5 dulu dari total 15 bab. Sisanya sebelum jam 10 karena aku harus salat dhuha. Aku baca-baca buku yang kemarin, tentang memperbaiki cacat kepribadian, the secret dan nambah satu buku yaitu buku public speaking. Udah gitu salat dhuha
Selanjutnya, aku masih buruk dalam membagi tidur siang. Ini harus dievaluasi karena udah dua hari berturut-turut aku gak ke mesjid waktu ashar. Aku udah nyoba jam 2 pas buat tidur siang. Tapi malah bangun jam 4.
Astagfirullah... Better luck next time!
Sore harinya seperti biasa aku piket di kelas dua. Karena tetehku masih di Tasik yang katanya bakalan di sana selama satu bulan. Jadwal tetehku itu hari selasa sampai kamis. Jadi sisanya aku mungkin bakalan absen guru dan beres-beres kantor selain jadwal tersebut.
Malam hari aku mulai rekaman siaran motivasi tentang perubahan. Aku mau mulai mnegedit video lagi walau jadwal aku main gadget terbatas. Tapi akan aku usahakan.
Aku dimarahin kembali karena memutar youtube alur cerita film korea dengan alasan tampilan yang terbuka, walau aku rasa enggak juga. Tapi ya gak masalah udah biasa. Aku hanya memutarnya sebagai teman di kala aku menulis diari dan buku lainnya.
Hal yang patut disyukuri hari Kamis ini :
1. Nambah hafalan 3 halaman.
2. Aku sehat, lancar, dan selamat menjalani hari
3. Aku meninggalkan kebiasan buruk hari rabu (YES!)
4. Udara dan cuaca begitu astri dan malam hari turun hujan.
Terima kasih, wahai Tuhan, dan diriku sendiri. Berkat kalian aku mampu menjalani hari dan masih menjalani hari kamis yang indah ini!
-Azmal
Diamku berdenting di ruang kosong,
Menatap retakan di cermin jiwa,
Sorot mata kering, senyum terukir,
Seolah nyeri tak pernah mampir.
Hidup,
penuh kejutan yang menyayat pelan,
dari tangan mereka yang kusebut spesial.
Raga lelah, lebur menghindar,
Jiwa justru menari di alunan nyeri yang lembut.
Dalam luka yang tak lagi kupertanyakan,
kutemukan damai di setiap sayatan,
melodi sunyi,
yang menenangkan.
Rabu, 23-Juli-2025
Di hari ini aku mulai menulis dan harapannya sih rutin tiap hari. Jadi pada hari di malamnya, aku nulis manual di buka tentang hal yang menarik, patut disyukuri, evaluasi, dan lainnya di hari tersebut.
Alasan Nulis di buku karena malemnya aku gak boleh main gadget elektronik apapun. Jadi dipostingnya di hari berikutnya.
Oke jadi pada hari ini aku memulai hari cukup rapih. Aku mulai meniatkan dan memantaplan diri untuk senantiasa upgrade diri. Salah satunya nulis diari.
Aku bangun sesuai jadwal, yakni jam 4.15 am. Walau sebenernya aku pengennya jam 3 an udah bangun. but that's okay, karena bertahap dan butuh proses juga. Aku jalani hari sesuai jadwal rutinitas, nambah hafalan satu halaman, dan murojaah 3 juz. Udah gitu aku juga mulai olahraga, karena udah lama juga gak olahraga soalnya sakit.
Aku berhasil mengerjakan tahajud dan dhuha pada hari ini. Tapi sayang aku masih melakukan dosa yang paling ingin aku tinggalkan. Tapi sekali lagi, aku harus tetap semangat. Karena perubahan memerlukan proses yang panjang.
Aku mengerjakan projek nulis novelku. Yang masih berbentuk draft dan belum diposting di blog pribadiku. Aku menulis sudah sampai bab 15, ini waktunya aku harus evaluasi cerita di esok hari. Biar nanti ceritaku gak ada plot hole atau salah penulisan nama, atau bisa juga ada hal yang ambigu dan belum diceritakan. Karena terkadang aku lupa dengan nama serta alur yang aku tulis dulu. Jujur aja, aku lebih suka nulis cerita daripada baca wkwk. Jadi suka males aja kalau harus baca ulang cerita sendiri, pengennya langsung upload.
Sore hari aku terlambat bangun, menjadikanku tidak salat ashar di masjid. Hal ini perlu dievaluasi dan tidak diulang di kemudian hari. Aku kembali diangkat jadi guru ngaji di MDU. Aku jadi guru piket, dan pada hari ini aku menggantikan tetehku yang guru kelas dua. Karena ia sedang berada di Tasik.
Tak ada yang spesial dari kelas dua. Hanya murid yang berisik dan senang bermain. Aku tak mempermasalahkan hal itu, asalkan mereka sudah menulis materi yang aku kasih. Toh, wajah juga. Karena mereka peralihan dari kelas satu yang masih anak-anak dan suka main, ke kelas dua yang materinya mulai naik level.
Malemnya aku les inggris di sekitaran rumahku. Gak ada yang spesial atau aneh juga di sana. Paling aku jadi MC buat temen-temen aku yang mau storytelling. Alasan aku jadi MC adalah karena aku sebelumnya menceritakan satu buku kepada teman-temanku. Terus teman-temanku harus nulis summary atau ringkasan dan menceritakan ulang ke kelas lain. Di mana aku yang jadi MC nya. Sebelumnya aku jadi yang cerita dan temen aku jadi MC.
Aku cuman heran aja dan pengen sharing ke kalian. Ada temen aku sebut saja mak izah, yang selalu saja badmood kepadaku dengan alasan yang sampai sekarang aku gak tahu. Aku mah simpel orangnya, kalau dia gak suka aku ya aku gak akan nanya atau ngobrol ke orang itu. Itulah alasan kenapa aku paling benci cewek tsundere walau alasan dia marah-marah karena suka. GAK LOGIS ANGJAY!
Nah si mak izah ini gak mungkin suka ke aku. Jadi aku cuekkin, cuman ketika aku lagi ngobrol ke yang lain dia suka nimbrung gak jelas aja gitu. Suka tiba-tiba nimpal percakapanku kayak,
"Apaan sih gaje!"
"Dih, ngatur!"
Lah? Lu kenapa?! Perasaan gua gak ngomong ke elu. Jujur aja gua gak kesel cuman freak aja kesannya. Di sisi lain gua juga memaklumi karena dia baru masuk SMA sedangkan aku udah kuliah. Jadi aku gak kesel atau kenapa malah lebih ke lucu aja gitu wkwkwk..
Wajar sih bocil!
Secara keseluruhan aku bersyukur atas hari Rabu ini. Aku diberi kesehatan, keselamatan, dan kelancaran di setiap aktivitas yang aku jalani. Aku harap Allah senantiasa memberiku hal semacam ini dan terus dilebihkan setiap harinya. Aku juga berharap aku semakin berkembang, dekat pada Allah, dan membuang kebiasaan buruk pada hari ini di esok hari.
-Azmal
23/07/2025
Haii..?
Aku juga.. ingin sedikit bercerita tentang hari ini.. boleh kan ya? hehehe..
Hari ini.. aku sadar, aku merasa ada sedikit kehampaan.. saat tak dapat dengan leluasa berkabar.
Tapi di sisi lain.. aku merasa.. lega(?)
Perasaan yang baru kali ini aku rasakan.
Kesadaran yang baru sepenuhnya ku mengerti.
Bahwa rasa yang tumbuh dalam lubuk hati ini.. benar-benar milik-Nya yang tertuju pada salah satu hamba-Nya, kamu.
-
Kau tau?
Hari ini, aku merasa sangat amat lelah..
Sakit, pedih, sesak.. yang telah kurasakan dari kemarin.
Bukan berasal dari dirimu, hanya berasal dari hal.. yang mungkin bisa jadi adalah penawar dosa-dosaku..
Namun, ada sedikit kisah yang sangat.. dalam bagi hatiku.
Sekitar pukul 3 sore tadi, aku keluar dengan tangisan yang pecah.. hatiku merasa hancur. Bahkan aku tak tahu seberapa banyak air mata yang sudah ku keluarkan sejak hari kemarin.
Tapi, atas tuntutan pekerjaan.. aku harus keluar rumah.. dengan suasana hatiku yang kacau, mereka menyakiti lubuk hatiku. Meski itu sering terjadi, ntah kenapa hari ini lain.
Aku keluar rumah dengan terus berdo'a,
"Ya Allah.. aku tak ingin membenci mereka untuk menambah dosaku,..
Ya Allah.. tolong jaga ketenangan hatiku.. aku membutuhkan uang, maka aku tetap harus pergi..
Ya Allah..... Tolong.. jaga perjalananku, dan tenangkan hatiku.. tenangkanlah.. tenangkanlah.."
Aku ingin tenang, aku ingin selamat.
Saat aku sedang mengendarai sambil mengusap ribuan air mata untuk menenangkan diri yang merasa sesak..
Aku merasa, Allah mendengar suara hati kecilku
Kasih sayangnya tau betul apa yang aku inginkan..
Seketika itu, di balik air mata yang mengaburkan pandanganku ini.. ujung mata kananku menangkap sosok berbaju koko putih sedang berjalan tergesa.. menuju.. masjid?
Aku.. bahkan baru sadar bahwa jam itu menjelang adzan ashar..
Hanya sepersekian detik, aku menyadari sosok itu adalah dirimu..
Mampu membuat air mataku berhenti terjatuh untuk sekejap.
Aku terkejut, karna.. sempat beberapa kali duluu.. aku melewat hanya untuk melihatmu, tapi tak pernah selaras..
Namun kini, saat aku membutuhkan ketenangan.. seolah Allah langsung memberi jawaban, Ya. Benar.. Allah sangat tau apa yang diinginkan oleh lubuk hatiku..
-
Itulah mengapa.. hari ini, akan menjadi hari yang tak pernah kulupakan..
Hanya berlalu sepersekian detik, tapi begitu dalam bagi hatiku..
Ada ketenangan yang langsung menyembuhkan goresan dalam hati ini.. dan Allah lah yang memberinya, tanpa sedikitpun aku berniat.. Dia hanya memberikan yang diinginkan oleh hati kecilku..
Maa Syaa Allah.. indah sekali rasanya..
Baru kemarin kamu bilang kita hanya akan bertemu dalam dua pilihan..
Dan salah satunya adalah Allah yang pertemukan. Walaupun mungkin kau tak melihatku, tapi hadirmu membuat hatiku tenang..
Haha, walaupun setelah beberapa menit, tangisku malah semakin deras! :D
tapi kali ini.. bukan tangis sesak, melainkan tangis syukur yang mendalam..
Terimakasih, Ya Allah..
Engkau telah mengaruniai hari yang indah ini..
Aku, tak akan pernah melupakan hari ini.
13/07/2025
~Azna

